11 Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Anak Susah Makan

Anak yang susah makan terkadang membuat para orang tua frustasi. Bagaimana tidak, masa anak-anak adalah masa dimana seseorang memerlukan gizi dan nutrisi yang cukup. Terlebih di usia golden age atau ketika anak belum menginjak dua tahun.

Sebelum dua tahun, perkembangan otak anak berkembang dengan pesat. Kekurangan gizi dan nutrisi akan berdampak pada proses tumbuh kembangnya. Dan apabila ini terjadi, kita tentu tidak bisa memutar balik waktu untuk memperbaikinya. Sesal kemudian pun tiada guna.

Namun jangan berputus asa. Ada beberapa cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk membuat anak Anda mau makan. Diantaranya adalah 11 cara mengatasi anak yang susah makan berikut ini :

1. Konsultasikan dengan dokter anak

Langkah pertama cara mengatasi anak yang susah makan adalah konsultasikan dengan para pakar. Dokter anak atau psikolog anak adalah orang yang tepat untuk Anda mintakan pendapat. Hal ini karena beda anak terkadang beda penyebab mengapa ia tak mau makan.

Terlebih untuk anak 18 bulan atau anak di bawah dua tahun. Beberapa hal menjadi kendala dan penyebab ia tak mau makan. Anda bisa memeriksakan anak Anda ke dokter untuk mengetahui penyebab ia enggan makan dan meminta solusinya dari pakar medis.

Tanyakan juga apakah anak Anda memerlukan tambahan suplemen atau vitamin. Hal ini untuk menutupi kurangnya asupan nutrisi dan gizi yang ia terima di saat anak susah makan.

2. Mungkin ia sedang tumbuh gigi

Anak 18 bulan masih dalam masa pertumbuhan gigi. Gigi bayi mulai tumbuh pada umur 4 bulan, lalu timbul satu persatu hingga giginya lengkap. Jika anak Anda semula mau makan lalu tiba-tiba enggan makan, mungkin karena akan ada giginya yang akan tumbuh.

Anda bisa memeriksanya dengan meraba gusi anak. Apabila ada tonjolan, mungkin anak memang akan tumbuh gigi. Oleh sebab itu, menjadi wajar jika anak tak mau makan. Karena ia tentu merasa tak nyaman dengan gusinya, terasa nyeri, beberapa anak bahkan mengalami demam.

Jika hal ini yang terjadi, Anda bisa terus memberikan ASI, memberikan makanan cair seperti cereal atau jus buah untuk menggantikan makanan semi padat yang biasa ia konsumsi. Tunggu hingga gigi anak tumbuh. Setelah itu biasanya kebiasaan makannya akan kembali ke semula.

3. Ia bosan dengan menu yang Anda sajikan

Perhatikan makanan mana yang lebih ia sukai menjadi salah adalah satu cara mengatasi anak yang susah makan. Karena anak juga bisa merasa bosan jika menu yang disajikan yang itu-itu saja. Coba ganti menu yang Anda sajikan kepada anak.

Jika hari ini daging, maka menu besok bisa ikan. Demikian dengan sayur yang disajikan. Variasikan sayur dengan kuah atau sayur direbus tanpa kuah.

4.Ganti makanan dengan gizi dan nutrisi yang serupa

Anak terkadang tidak suka makanan tertentu karena teksturnya, atau rasanya. Misalnya ada anak yang tidak suka makan nasi, padahal nasi adalah sumber karbohidrat utama. Anda bisa mengganti dengan makanan lain yang memiliki nutrisi yang sama.

Misalnya mengganti nasi dengan kentang, atau mengganti nasi dengan roti. Dengan cara ini, anak bisa makan dengan senang dan nutrisi tetap terpenuhi.

5. Beri ia kudapan bergizi tinggi

Anak yang susah makan tidak harus makan makanan pokok yang biasa kita makan. Beri ia kudapan dengan gizi yang serupa. Misalnya kentang, popcorn, bubur kacang hijau hingga pempek.

Baca juga: 9 Penyebab Anak Kecanduan Gadget yang Bisa Anda Antisipasi

Banyak makanan yang meskipun kudapan namun memiliki kadar nutrisi yang lengkap. Sajikan kudapan kapan saja si kecil memintanya. Jika si kecil mau makan kudapan, seharusnya Anda tidak lagi perlu panik karena gizinya sudah terpenuhi dari kudapan yang ia makan.

6. Biarkan anak makan sendiri

Beberapa anak memiliki sifat yang mandiri sehingga ia justru semangat makan jika ia makan sendiri. Yang Anda butuhkan adalah baby chair (bisa yang pendek atau yang tinggi) dan taruh makanannya di atas meja yang tersambung dengan kursi.

Biarkan ia makan sendiri, jika berantakan dan makanan bertebaran pun tidak apa-apa. Mungkin dengan cara demikian bisa merangsang ia untuk lahap makan. Selain itu membiarkan anak makan sendiri akan melatih syaraf motoris dan kecerdasan anak.

7. Suapi anak

Jika menaruh makanan di baby chair tidak berhasil, Anda bisa menyuapi anak sedikit demi sedikit. Cara ini memang tidak dianjurkan dalam jangka panjang, namun Anda bisa mengusahakan hal demikian sebelum si kecil mau belajar makan sendiri.

8. Makan sambil bermain

Makan sambil bermain

Cara mengatasi anak yang susah makan selanjutnya adalah dengan mengajaknya bermain sambil makan. Jangan melakukan permainan yang ekstrim, namun permainan yang bisa dilakukan sambil duduk seperti membaca, main puzzle atau mewarnai. Karena si kecil fokus akan hal yang disukainya, mudah-mudahan ia akan mau makan juga.

9. Makan bersama

Ada anak yang tidak mau makan ketika sendirian. Tapi jika makan bersama-sama, ia lahap makan. Hal ini terjadi karena ia semangat melihat anggota keluarga yang lain menikmati makanan sehingga ia pun semangat untuk makan. Taruh baby chair di dekat kursi makan untuk makan bersama-sama.

Biarkan ia makan sendiri, atau Anda bisa menyuapinya. Jadikan waktu makan adalah waktu kebersamaan dengan keluarga. Karena makan bersama-sama memang lebih menyenangkan

10. Sajikan menu yang ia suka

Anak-anak terkadang menyukai makanan tertentu dan tidak mau diganti sebelum ia bosan. Tugas Anda adalah mencoba berbagai menu, dan cari tahu menu apa yang ia suka. Sajikan menu tersebut divariasikan dengan beberapa sayur atau lauk pauk lain agar ia belajar menikmati berbagai variasi makanan. Terus sajikan menu yang sama hingga ia siap untuk mengganti dengan menu yang baru.

11. Mungkin ia tak suka teksturnya

Di usia 18 bulan, Anak sudah memiliki gigi dan sudah bisa merasakan tekstur makanan dengan baik. Jika ia tidak mau makan, coba Anda perhatikan tekstur makanan yang Anda berikan. Apakah terlalu keras? Atau terlalu lembek?

Karena sudah memiliki gigi, beberapa anak tidak suka makanan yang terlalu encer. Jika demikian, Anda bisa mengatur tekstur makanan anak, menjadi sedikit lebih padat. Atau sebaliknya. Anda memberikan makanan dengan tekstur yang terlalu padat sehingga anak tidak menyukainya.

Jika demikian, racik kembali makanan yang diberikan. Atur tingkat kepadatan menjadi lebih lembut dan lebih enak dikunyah oleh gigi si kecil. Menjadi orang tua memang harus tangguh karena si kecil belum bisa mengatakan apa yang ia suka dan tidak suka. Jadi, tetap semangat!

Penutup

Anak adalah permata hati. Sebisa mungkin ia mendapatkan yang terbaik terutama dalam hal gizi dan nutrisi. Meskipun banyak tantangan yang orang tua hadapi dalam merawat si kecil, namun berbagai upaya layak dilakukan agar si kecil bisa tumbuh dengan cemerlang. Semoga 10 cara mengatasi anak yang susah makan di atas bisa menjadi masukan untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *