9 Penyebab Anak Kecanduan Gadget yang Bisa Anda Antisipasi

Anak kecanduan gadget

Bak satu mata uang yang memiliki dua sisi, teknologi dan gadget memiliki pengaruh positif sekaligus pengaruh negatif untuk anak. Dari segi positif, gadget dapat mendukung pembelajaran, menambah pengetahuan sekaligus memberikan hiburan untuk anak.

Namun dari segi negatif, gadget dapat membuat anak kecanduan, terpapar pornografi lebih awal, rentan terkena cyber bullying, hingga membahayakan zona privasi.

Sisi negatif dan positif ini tentu berdampak secara psikologis bagi anak-anak. Padahal, untuk menghindari anak dari gadget tampaknya menjadi hal yang mustahil karena itu sama artinya mengasingkan anak dari peradaban. Oleh karena itu orang tua harus melakukan hal-hal preventif agar anak tidak kecanduan gadget. Salah satunya adalah dengan cara mengenali 9 hal penyebab anak kecanduan gadgetseperti berikut.

1. Memperkenalkan gadget terlalu dini

Saat ini mafhum kita lihat ketika kita berjalan di tempat umum seperti mall atau taman, kita akan dengan mudah menemukan orang tua yang membiarkan anak bermain gadget meskipun anak tersebut masih berusia batita (bawah tiga tahun).

Hal ini tentu saja mengkhawatirkan mengingat semakin dini anak terpapar gadget, maka semakin tinggi kecenderungan anak untuk kecanduan. Ketika anak kecanduan gadget, maka orang yang bertanggung jawab akan hal ini adalah orang yang pertama kali memperkenalkan gadget kepadanya. Dalam hal ini, orang tua adalah sosok utama.

Padahal ketika anak kecanduan gadget, orang tua adalah pihak yang akan terkena dampaknya. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan umur anak ketika Anda memperkenalkan gadget kepadanya. Psikolog menyarankan untuk memperkenalkan gadget kepada anak setidaknya ketika anak sudah berumur 10 tahun.

2. Memberikan Gadget sebagai obat rewel

Karena tidak ingin ribet, Anda mengambil jalan pintas dengan memberikan gadget kapan saja ketika anak rewel atau bosan. Hal ini tidaklah bijak untuk dilakukan karena akan menjadi salah satu penyebab anak kecanduan gadget.

Sebaiknya ketika anak rewel alihkan ia dengan memperhatikan hal-hal yang lain seperti pohon, hewan, atau apapun yang ada di sekitarnya.  Atau Anda bisa membawa buku gambar, atau mainan analog seperti puzzle atau lego untuk dimainkan ketika anak sedang rewel ataupun bosan. Meskipun terkesan sedikit repot, namun solusi ini tepat dilakukan untuk menghindarkan anak dari kecanduan gadget.

3. Tidak memperkenalkan mainan analog

Karena dunia sudah beralih ke digital, bukan berarti semua hal harus dialihkan ke platform digital. Anda juga perlu memperkenalkan mainan analog kepada anak. Mainan analog adalah mainan yang tidak terhubung dengan internet dan bukan mainan digital.

Memainkan mainan analog selain bisa melatih sensoris dan motoris anak, juga bisa menghindarkan anak dari kecanduan gadget. Bawalah mainan analog ini kemanapun Anda dan anak pergi, sehingga anak terbiasa dengan keberadaan mainan analog dan tidak terus terpaku kepada gadget.

4. Tidak menetapkan peraturan yang tegas

Penyebab anak kecanduan gadget selanjutnya adalah, anak-anak seringkali tidak mendapatkan peraturan yang tegas di rumah. Kapan anak-anak boleh memegang gadget, dan kapan tidak boleh. Berapa jam anak-anak boleh memegang gadget dalam sehari, dan hari-hari apa saja anak boleh memegang gadget.

Orang tua sebaiknya memberikan batasan yang tegas mengenai kapan dan berapa lama anak boleh bermain gadget. Misalnya, anak-anak tidak boleh bermain gadget di hari-hari weekdays, namun boleh di waktu weekend.

Jika orang tua tidak tegas menentukan batasan-batasan boleh dan tidak boleh, maka anak-anak akan menciptakan peraturan mereka sendiri menyebabkan mereka kecanduan gadget.

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

5. Memegang gadget ketika kumpul keluarga

pegang gadget saat kumpul keluarga

Di saat weekend dan Anda pergi berjalan-jalan bersama keluarga, pastikan anggota keluarga tidak terpaku pada penggunaan gadget. Hal ini untuk mengajarkan kepada anak bahwa interaksi dengan anggota keluarga adalah hal yang penting dengan menyingkirkan gadget untuk sementara waktu.

Anda bisa melakukan piknik, menonton film atau makan bersama dengan keluarga. Jauhkan gadget untuk sementara waktu untuk menunjukkan kepada anak bahwa interaksi bersama keluarga adalah sangat penting. Bila perlu kenakan denda atau sangsi ketika ada anggota keluarga yang terlalu berkonsentrasi kepada gadget ketika sedang berkumpul bersama keluarga.

6. Memberi tahu password wifi di rumah

Jika Anda memiliki jaringan wifi di rumah, sebaiknya Anda tidak memberi tahu password wifi kepada anak. Tidak mengunci password wifi di rumah berakibat anak bisa mengakses internet kapan saja. Anda juga perlu mengatur gadget anak agar tidak masuk wifi secara otomatis, melainkan secara manual.

Dengan cara ini, Anda memiliki kendali kapan anak boleh memasuki ranah internet dan berapa lama kegiatan tersebut boleh dilakukan.

7. Tidak konsisten

Jadilah orang tua yang konsisten terkait penggunaan gadget pada anak. Ketika Anda mengatakan tidak boleh, maka Anda perlu melaksanakannya sesuai dengan peraturan yang telah anda tentukan. Jangan melanggar peraturan yang telah dibuat. Ketika anak melihat Anda tidak konsisten dan melanggar hal tersebut, maka ia akan menganggap Anda tidak serius dengan larangan yang anda terapkan.

8. Tidak mengatur parental control

Ada banyak sekali konten negatif yang tersebar di internet. Bagaikan ranjau, jika anak Anda tidak sengaja melihatnya, maka hal ini dapat menjadi penyebab anak kecanduan gadget yang berbahaya. Seperti pornografi, misalnya. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Yang perlu Anda lakukan padalah dengan memperhatikan aplikasi-aplikasi apa saja yang diinstal di gadget anak. Jika ada pengaturan parental controls, Anda harus memaksimalkan penggunaannya. Beberapa aplikasi memberikan orang tua kuasa untuk mengatur tontonan anaknya.

Contohnya seperti Youtube dan Netflix. Untuk keamanan tontonan anak, parental controls ini sebaiknya Anda aktifkan sebelum gadget digunakan oleh anak.

9.Tidak mengajak anak berdiskusi

Akhirnya, komunikasi memegang peranan yang penting bagi hubungan orang tua dan anak. Jika anak Anda sering memegang gadget, maka tanyakan apa yang ia lakukan dengan gadgetnya. Jika anak melakukan berbagai hal seperti membaca ataupun menonton film melalui gadget, ajak ia berdiskusi mengenai hal-hal yang ia tonton dan baca.

Alih-alih marah, ajak anak untuk lebih sering berinteraksi bertatap muka. Ajak mereka melakukan aktivitas outdoor seperti main sepeda, pergi ke toko buku, hingga mengajaknya hunting barang-barang yang ia koleksi. Semakin tinggi interaksi yang dilakukan oleh orang tua dan anak, semoga akan menghindari kecanduan anak terhadap gadget.

Yang patut diingat adalah jangan menghindari gadget seperti Anda menghindari penyakit. Hanya, berikan pengertian kepada anak bahwa segala hal ada aturannya, dan hal-hal yang dilakukan secara berlebihan tidaklah baik. Gunakan gadget secara proporsional sehingga tidak menjadi penyebab anak kecanduan gadget.

Penutup

Di jaman sekarang mengasingkan anak dari penggunaan gadget bukanlah suatu solusi yang cemerlang untuk menghindari kecanduan akan gadget. Pengawasan, peraturan, serta konsistensi dari orang tua memegang peranan yang lebih penting agar anak tahu batasan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dalam menggunakan gadget. Pastikan Anda mengetahui penyebab anak kecanduan gadget untuk mengantisipasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *